Monday, February 4, 2019

E-Sport atau GAMING??

Apakah E-sport? 

Olahraga elektronik atau umum disingkat eSports, memang berangkat dari dunia gaming. Namun ternyata, keduanya tidak bisa disamakan. "Main game itu rekreasi, eSports itu profesi. Ini satu perbedaan," jelas pengamat gaming dan eSports, Dedy Irvan dalam agenda workshop karir yang diselenggarakan Intel di Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis (24/5/2018). "eSports itu sebenarnya game yang dipakai buat profesi, kerjanya itu game, istirahatnya itu tidak main game," tutur Dedy.



Sesuai perkembangan jaman pada era digital ini muncul sesuatu yang menjadi trend masa kini. Dahulu orang sangat berpikir negatif jika mendengar kata game/permainan enteh itu dari game komputer atau game dari smartphone, mereka berpikir hanya untuk senang senang belaka sampai orang bisa lupa waktu. Membuat orang tidak ada masa depan. Beda pada era sekarang, game telah berubah wujud ke hal yang positif. Game bisa di katakan menjadi e-sport, bisa di jadikan sebuah mata pencaharian, game bisa mendapat penghasilan jutaa hingga milyaran rupiah. Sejak 1 (satu) tahun silam telah banyak sekali event event turnament game / e-sport. Bahkan saya sendiri pernah ikut dalam kejuaraan turnamen E-sport DOTA2 dalam lingkup antar ICAFE, walaupun waktu itu hadihnya masih terbilang kecil, tapi langkah awal berdirinya e-sport. Sekarang game sudah memasuki lingkup asean game yang di selenggarakan pada tahun 2018 di Indonesia.


Beritanya di ajang asean game

Sedangkan di ajang piala presiden yang di selengarakan pada bulan Januari - Febuari 2019
Saat ini E-sport telah di dukung dari pihak pemerintah, dengan terbentuknya IeSPA (Indonesia Esport Asosiasi). Dan telah memasukkan kurikulum dalam bidang e-Sport yang di masukkan ke dalam sebuah Universitas Di Semarang. Diadakannya piala presiden pada bulan januari samapi maret nanti. Game yang menjadi ajang piala Presiden yaitu ML (Mobile Legend) yang berbasis dari platform Smartphone android atupun IOS. Jangan kaget kalau hadiah piala presiden sangat besar. Penasaran dengan total hadihnya? Ini total hadiah piala presiden
Bukti bukti inilah yang telah mengutkan bahwa Esport sudah masuk ke Indonesia dan telah menjadi sesuatu yang mengubah paradigma terhadap sebuah GAME.


Inilah gambaran Mobile Legend, sebuah game yang membutuhkan team yang terdiri dari 5 (lima) orang setiap team. Untuk lebih jelasnya lain kali akan saya bahas tentang keseluruhan e-sport yang sering di gunankan sebagai ajang turnamen. Sedangkan sebuah team biasanya harus bermain bersama sama dalam waktu dan tempat yang sama. Inilah mengapa E-sport sangat berkaitan dengan ICAFE. Mengapa? karena seperti artikel saya sebelumnya, ICAFE memberikan bootcamp yang berupa fasilitas komputer dan pelatihan. Para kandidat pemenang nanti akan di ikut sertakan dalam ajang yang lebih luas dalam lingkup international. Nantinya yang akan bisa membawa nama baik buat negara Indonesia.
Sekian isi dari kepala saya yang saya tulis di artikel ini. Jangan memandang sesuatu dari luarnya, toh hanya game, tapi faktanya bisa menghasilkan jutaan bahkan milyaran rupiah. Mau tidak mau kita harus mengikuti jaman jika tidak mau terlelap dalam jaman modern saat ini.
Terus update berita dari saya....

TAG: Mobile legend, Esport, Gaming, Smartphone, komputer

No comments:

Post a Comment