ICAFE
Kita sudah sepakat bukan pada artikel awal saya, bahwa penamaan warnet kita sebut icafe.Viralkan sebutan icafe agar untuk image warnet lebih positif di kalangan masyarakat luas. Icafe saat ini mempunyai bermacam macam fasilitas, tetapi untuk penggunaan dalam memberikan akses komputer tiap tiap icafe berbeda beda. Mungkin masih ada beberapa icafe yang masih menggunakan cara konvensional, tetapi tidak sedikit juga yang sudah menggunakan cara terbaru.
Mungkin dari kita pernah, pergi ke salah satu icafe untuk bermain game e-sport tetapi terkendala update mingguan atau update patch yang terbaru. Setelah kita sudah membuka billing kita mau tidak mau harus meng-updatenya dahulu. Beruntung jika update game nya dalam jumlah kecil tapi kalau update patchnya besar membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal inilah yang membuat kita mungkin agak merasa kecewa😞😞.
Pada Era sekarang icafe mempunyai 3 (tiga) bentuk yang mempunyai kelebihan kelemahan masing masing, yaitu:
1. Konvensional
2. Virtual
3. Diskless
Icafe konvensional tidak memakai software tambahan, jadi hanya menggunakan switch agar antar pc (personal komputer) terhubung sama lain ke modem untuk akses internetnya. Disinilah banyak sekali kelemahan icafe konvensional. Salah satunya yang saya contohkan diatas, jadi setiap komputer harus update game manual satu persatu. Ini akan membuat para pelanggan berpikir dua kali untuk bermain di icafe tersebut. Dan juga lagi membuat pemilik warnet harus bekerja lebih keras karena harus cek update setiap komputer. Mungkin masih terbilang ringan jika hanya 1-5 komputer. Tapi coba bayangkan jika icafe tersebut mempunyai 20 lebih komputer, sangat menguras tenaga dan pikiran. Dalam mode konvensional setiap komputer masih menggunakan hardisk sendiri dan menggunakan OS (Operating System) sendiri sendiri. Hal ini sangat rentan sekali dalam pengoperasiannya, setiap pelanggan mungkin membawa flashdisk yang berisi virus yang akan membuat OS (Operating System) crash atau error, mau tidak mau harus memperbaiki dengan cara instal ulang OS (Operating System).
Pada icafe virtual perbedaannya pada OS (Operating System) terletak di Hardisk masing masing komputer, sedangkan pada data game nya terletak pada server yang terpusat menjadi satu. Kelemahan hanya pada pelanggan yang menggunakan flasdisk yang akan berakibat errornya OS (Operating System) nya. Tetapi untuk update game sudah tidak terlalu pusing karena terpusat di server. Sekali game di server terupdate, maka semua game yang terdapat di komputer pelanggan akan automatic terupdate dengan sendirinya.
Icafe terbaru inilah yang sekarang banyak digunakan, menggunakan mode Diskless. Diskless berarti sesuai namanya yaitu tidak menggunakan Hardisk pada komputer pelanggan. Terus bagaimana bisa? Pasti dari kita bertanya begitu. Ada sebuah software dari beberapa vendor yang memberikan kemudahan seperti itu. Ada beberapa yang terkenal yaitu CYBERINDO, CCBOOT dan GACAPE. Software ini lah yang bisa membuat sebuah icafe berbasis server menggunakan tanpa harus menggunakan hardisk. Semua OS (Operating System) dan data game tersimpan di server. Walupun pelangan membawa flashdisk tidak akan bermasalah, karena setiap komputer pelanggan restart OS (Operating System) akan kembali ke semula. Kelemahan pada mode Diskless hanya jika server terkena error atau mati, maka komputer di semua icafe tersebut tidak bisa digunakan.
TAG: Mode ICAFE, VIRTUAL, DISKLESS, CYBERINDO, GACAPE, CCBOOT

No comments:
Post a Comment